Tips pilih harga rumah sesuai gaji, agar tak besar pasak dari tiang

Posted on

Rumah merupakan salah satu kebutuhan utama masyarakat. Namun, untuk memiliki rumah bukanlah hal yang mudah. Banyak yang bilang, mencari rumah sama sulitnya dengan mencari jodoh.

Memiliki rumah sendiri memang menjadi impian semua orang. Dengan memiliki rumah, menandakan seseorang telah cukup berhasil dalam karirnya. Selain untuk dijadikan rumah tinggal, rumah bisa digunakan sebagai investasi yang cukup menjanjikan.

Dikutip dari Cekaja, jika Anda terus menunda memiliki rumah, justru nanti semakin tidak dapat terbeli. Simpan kekhawatiran Anda, karena kemungkinan kelas menengah untuk punya rumah sendiri cukup besar asal pandai mengatur uang.

Satu hal yang pasti, setiap orang yang miliki penghasilan dan pekerjaan tetap, saat ini bisa beli rumah. Nah, jika menggunakan rasio cicilan tidak melebihi 30 persen penghasilan, ini gambaran harga rumah yang sesuai dengan gaji Anda.

tips-pilih-harga-rumah-sesuai-gaji-agar-tak-besar-pasak-dari-tiang
1.
Gaji Rp 3 juta

Merdeka.com – Kabar baik bagi Anda yang bergaji standar UMP. Kementerian Ketenagakerjaan telah menetapkan persentase kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2017 sebesar 8,25 persen dan mulai efektif pada 2017 nanti.

Untuk DKI Jakarta sendiri, upah naik Rp 255.750 dari Rp 3.100.000 menjadi Rp 3.355.750. Ditambah pemerintah baru saja menurunkan kebijakan DP rumah dari 20 persen menjadi 15 persen, peluangmu membeli rumah semakin besar.

Gaji : Rp 3 juta
Maks cicilan : Rp 1 juta
Harga rumah : Rp 150 juta
Bunga flat : 8 persen

Cicilan per bulan yang harus dibayarkan jika mengambil tenor 20 tahun dan DP 15 persen (Rp 22.500.000) adalah Rp 1.066.461. Jika DP 20 persen (Rp 30.000.000) dan tenor 20 tahun, maka cicilan per bulan sebesar Rp 1.003.728.

Rumah seharga Rp 150 juta banyak tersedia di wilayah Bogor Dramaga dan Cikarang Bekasi.

Sumber : merdeka.com